Resistensi Perempuan Selaru terhadap Praktik Budaya Hukum Adat Kawin-Cerai

Rp95.000
Gerai Cantrik
  • Penulis: Agusthina Christina Kakiay
  • Tebal: 146 halaman
  • Ukuran: 14 x 20 cm
  • Cetakan 1, Januari 2023
  • ISBN
Category:
Author: Agusthina Christina Kakiay

Fenomena kawin-cerai merupakan suatu fenomena yang sangat sering atau lazim terjadi dalam masyarakat Selaru. Cukup banyak keluarga yang ada sekarang memiliki riwayat kawin cerai 2 (dua) atau 3 (tiga) kali bahkan ada yang lebih. Diceraikan oleh suami atau istri pertama, kemudian kawin dengan laki-laki atau perempuan yang juga telah diceraikan atau ditinggal mati suami, kemudian bercerai dan menikah lagi dengan pasangan yang lain merupakan hal yang cukup sering terjadi dalam masyarakat Selaru.

Buku ini berangkat dari asumsi bahwa seorang perempuan dalam hal ini perempuan Selaru, sama seperti manusia lainnya sebagai subjek belum tentu menerima posisi mereka dalam konstruksi masyarakatnya yang patriakhi. Apalagi perempuan Selaru sebagaimana dideskripsikan dalam buku ini, memiliki keunikan tersendiri yang berhubungan secara langsung dengan struktur sosialnya.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Resistensi Perempuan Selaru terhadap Praktik Budaya Hukum Adat Kawin-Cerai”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Vendor Information

  • Store Name: Cantrik Pustaka
  • Vendor: Cantrik Pustaka
  • Address:
  • 5.00 5.00 rating from 2 reviews